Mozart, tapi Bukan Musik atau Cokelat
Author: Administrator · Published: March 28, 2007 · Category: Algoritma, Pemograman, Tool
Nama Mozart selalu dikaitkan dengan nama pemusik klasik. Karyanya saat ini populer di kalangan ibu-ibu hamil, karena diyakini dapat menaikkan IQ si jabang bayi atau anak, kalau diperdengarkan musik karya Mozart ini ke anak-anak tersebut. Nama Mozart juga terkait dengan satu jenis cokelat yang disebut Mozart Kugel (bola Mozart), cokelat yang di dalamnya ada marzipan. Saya tidak tahu kenapa membawa nama Mozart di cokelat ini, yang populer di daerah Jerman-Austria. Tapi kali ini kita tak membicarakan kedua Mozart itu, tapi Mozart yang terkait Mozart Programming System [http://www.mozart-oz.org]. Lingkungan pemrograman ini memang belum populer di Indonesia atau malah tidak pernah didengar. Saat ini, bahasa pemrograman tetap berkembang terus. Ada dua bahasa pemrograman yang makin populer di Indonesia, Java, yang sering disebut-sebut bahasa klas enterprise, dan pesaingnya, C#. Lazimnya pecinta tren, maka programer di Indonesia banyak yang sangat ngebet belajar bahasa pemrograman yang trendi itu, tetapi sedikit mengetahui bahasa lainnya. Bahasa seperti Ada, Smalltalk, Oberon kurang dikenal, termasuk oleh para mahasiswa bidang komputer, apalagi bahasa Haskel, Dylan, Eiffel, dan Mercury.
Sumber: InfoLinux 04/2005
Download Tulisan Lengkap: made-mozart.zip
Related Articles
- Pemrograman dan Bahasa Pemrograman
- Kumpulan Program Pascal
- Pascal di Linux
- Pemrograman Ruby
- Penerjemah Bahasa Menggunakan PHP
- Latihan bahasa C
- Struktur dan Elemen Bahasa Pemrograman
- PHP-GTK
- Memahami Konsep OOP dengan C++
- Pemrograman Bahasa C dengan Turbo C
- Pemrograman Delphi untuk Pemula
- Belajar mysql dengan phpmyadmin
- Saatnya BELAJAR bukan AJARIN
- Belajar PHP dengan Framework Code Igniter
- Tips Belajar Linux dengan Mandiri: Dari Bakar CD, Instalasi, Sampai Administrasi
- Menampilkan Gambar Dalam Java
- Sejarah Mouse
- PHP, Tanggal dalam Bahasa Indonesia
- Kylix dan PostgreSQL
- Python dan MySQL

