Linux, FOSS, dan Filosofi Mata Air
Author: putu-shinoda · Published: January 15, 2012 · Category: Opini
Artikel menarik yang pernah saya baca di Info Linux beberapa tahun yg lalu. Jika tidak salah dari pak Rusmanto Maryanto mengenai filosofi mata air pegunungan, perusahaan air minum/air kemasan, dan masyarakat.
Siapapun berhak memanfaatkan sumber mata air tersebut, untuk diri sendiri maupun dijual, asalkan mau bersama – sama menjaga alam/lingkungan agar sumber mata air tetap ada dan layak dikonsumsi.
Demikian juga dengan linux dan open source. Donasi berupa uang maupun bantuan lainnya (dokumentasi, pelaporan/fixed bug, memasyarakatkan/menyebarluaskan, saran/usul, mirroring/server, dll) turut membantu proyek open source ini tetap berjalan dan bisa dinikmati terus dengan kualitas baik. Saling menguntungkan antara pihak developer dan end user (pribadi/organisasi/perusahaan).
Jadi bukan hanya sekedar menggunakan secara cuma – cuma kemudian menjelekkan karena ada fitur yang tidak memuaskan. Anak kecil sekalipun bisa melakukan itu. Yang membedakan dengan manusia dewasa dan terpelajar adalah pemberian solusi/saran jika terdapat masalah/fitur/hal yang kurang.
Diambil dari tulisan di blog kampus.
Related Articles
- Open Source dan Bisnis Modelnya
- Membuat Efek Ketupat di GIMP
- Kelebihan Blender
- Jurus Scribus Versi 1.0 ~ Open Source Desktop Publishing E-book
- Di Persimpangan Jalan Masa Depan TI
- Mengecilkan File Presentasi di Open Office/Oracle Presentation
- Jangan Sinis Dulu dengan Proyek Plat Merah
- Linux dan Bisnis Model Open Source
- SAP DB: Alternatif Free dan Open Source Database
- Administrasi Dasar Linux
- Open Source Software (OSS) untuk Berbagai Kebutuhan
- Terbang dengan FlightGear
- Mengapa Memiliki Kebijakan Open Source?
- Tutorial Instalasi Distro Linux OpenSUSE 10.2
- Command Dasar Linux
- Backup dan Sinkronisasi Dokumen Otomatis dengan IFolder
- Hack! Maaf, Ini Bukan Soal KPU
- PC Idaman Linux
- Open Source Menuju Bisnis Murni
- Berkenalan dengan Weblog, WikiWiki, dan HTML Generator

